Melawan Penyesalan

(Pulau Kenawa, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat) Setiap malam tiba, saya selalu berifikir dan berkaca-kaca terkait waktu yang saya habiskan tadi pagi sampai sore. Rasanya selalu ada waktu yang terbuang sia-sia. Alhasil, ketika hendak tidur selalu ada hal yang mengganggu dan membuat fikiran menjadi tidak rileks. Apakah mungkin karena tadi siang saya tidak me-manaje waktu dengan… Continue reading Melawan Penyesalan

Memilih Pergi? atau Kembali?

Dalam hidup ini, perlu adanya sebuah sarana berfikir dan merenung. Sudah sampai mana kita melangkah. Apakah masih di jalan yang sama seperti tujuan awal, ataukah sudah membelot dari garis tujuan itu sendiri. Jika memang membelot, tentunya ada beberaa faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Baik faktor yang berasal dari lingkungan ataupun dari diri sendiri. Kita harus… Continue reading Memilih Pergi? atau Kembali?

Tulisan Usang Penuh Makna

(Dompu, Nusa Tenggara Barat)             Tidak sangka beberapa hari ini terlalu menyibukan diri, sampai-sampai kamar tidur yang seharusnya anggun, kini seperti kapal pecah yang terkena badai tornado. Barang-barang yang ada di kamar semuanya berserakan di setiap sudut ruangan. Disana ada buku, pakaian, jaket, aksesoris gadget, gitar, Dan lain sebagainya.             Waktu menunjukan tepat pukul 09:00… Continue reading Tulisan Usang Penuh Makna

Menggantung Impian Yang Sia-Sia

           (Universitas Teknologi Sumbawa, Nusa Tenggara Barat) Bagaimana mungkin aku hanya duduk diam dan menunggu waktu itu tiba? Tentu tidak seperti itu. ada hal yang selelau aku lakukan. Ada hal yang selalu aku perjuangkan setiap harinya. Tapii, ada hal yang selalu mengganjal dalam prosesnya. Seakan mencoba menahan emosi ini untuk tertuang.… Continue reading Menggantung Impian Yang Sia-Sia

Bercengkrama Dengan Perubahan

(Pantai Ai Lemak, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat) Rasanya sudah begitu lama. Kalau dulu, sering banget. Sekarang, sudah jarang-jarang. Mungkin karena kesibukan yang cukup padat. Dan lagi, kondisi sekarang tidak lagi sama. sudah mulai mempertimbangkan apa yang di lakukan. Kalau dulu mah, kuy-kuy aja. Yang penting kebersamaannya dapet. Gaperlu banyak bacod mikirin nilai, tugas, project, amanah… Continue reading Bercengkrama Dengan Perubahan

Sebuah Keteparan

Ada waktu dimana mau tidak mau kita harus kembali. Ke titik nol. Memulai langkah awal lagi. Memperbaharui yang perlu di perbaharui. Melaksanakan yang perlu di laksanakan. Karena hidup butuh sebuah lembaran baru, halaman baru dan semangat baru. Hidup akan terlalu lusuh tanpa sebuah peristirahatan. Berhenti sejenak. Meratap permasalahan, dan kembali menata kehidupan. Rasanya malam ini… Continue reading Sebuah Keteparan

Kamu Itu Seperti Nuklir

(Liang bukal, Sumbawa Besar, NTB) kamu itu ibarat bom nuklir. Sangat berbahaya. Dan butuh ilmu untuk mendekatimu. Apalah dayaku yang tak kunjung berani untuk mendekatimu. Karena aku fakir ilmu. Aku hanya bisa memerhatikan mu di balik pagar besi bertuliskan ‘Danger’. Dan melihatmu dengan perasaan yang was-was. Karena aku takut kau akan meledak kan ku. menghancurkan… Continue reading Kamu Itu Seperti Nuklir

Waktu Yang Tersisa

Hari ini, sisa waktu dari pencapaianku adalah tinggal 6 Tahun. Siapa sangka waktu yang cepat ini begitu bersemangat untuk memburuku. Beberapa tahun kebelakang aku telah banyak melewati sebuah proses yang sangat luar biasa. Namun, disamping itu adalah hasil yang selalu menjadi acuan untuk sebuah keberhasilan. Hari-hariku kini dipenuhi dengan rasa ingin kembali. Kembali ke masa… Continue reading Waktu Yang Tersisa